Partisipasi Esphero dalam Launching Arboretum Bambu Nasional

21 April 2015 tepat saat peringatan hari Kartini, 16 siswa pasukan merah dari esphero bersiap untuk menghadiri Launching Arboretum Bambu Nasional dan sekaligus berpartisipasi dalam penanaman bersama berbagai  macam jenis pohon bambu  di area hijau waduk mrican. Disampaikan oleh Wakil Bupati Banjarnegara sekaligus Ketua Kongres Sungai Indonesia 2015 Bapak Hadi Supeno dalam launching arboretum bambu nasional mengatakan bahwa kegiatan penanaman bambu ini merupakan pra-acara diadakannya kongres sungai Indonesia yang  akan diadakan pada tanggi 21-26 Agustus 2015 di Banjarnegara sebagai salah satu rangkaian kegiatan festival Serayu 2015, dan diikuti oleh seluruh pemangku sungai di seluruh Indonesia. Sedangkan Arboretum bambu sendiri, berarti penanaman berbagai macam jenis bambu di wilayah yang disediakan atau arboretum (taman).  Arboretum ini berukuran 10 hektar yang berada di lingkungan hijau waduk mrica. Penyediaan lahan 10 hektar merupakan lahan hibah dari PT. Indonesia Power selaku pengelola area waduk mrica.  Penanaman di lingkungan waduk mrica berguna untuk kembali memproduktifkan produksi air tanah yang seperti kita ketahui pohon bambu merupakan salah satu jenis tanaman yang memproduksi air tanah paling banyak.

Dalam launching arboretum bambu nasional Hadi Supeno menambahkan kegiatan ini diikuti oleh seluruh instansi pemerintah di kabupaten Banjarnegara, LSM, dinas perhutani, Pecinta Alam, karang taruna, siswa-siswa dari berbagai sekolah di Banjarnegara, termasuk siswa-siswi SMP Negeri 2 Banjarnegara, penggiat seniman Banjarnegara, dan tamu-tamu undangan dari luar Banjarnegara.  Kegiatan ini mampu terlaksana dengan semangat gotong royong dan kerjasama dari berbagai pihak.harapan dengan terlaksananya penanaman bersama arboretum bambu ini adalah menjadikan Banjarnegara yang semakin hijau dalam upaya membangun kabupaten Banjarnegara menjadi kabupaten konservasi. Sehingga meminimalisir adanya bencana tanah longsor, banjir, dan waduk mrica bertahan lebih lama sehingga dapat dinikmati oleh anak-cucu kita kedepannya. Tindak lanjut dengan suksesnya kegiatan penanaman arboretum bambu ini adalah penghijauan  diseluruh kabupaten Banjarnegara, keterlibatan seluruh warga Banjarnegara untuk sadar lingkungan dan menanam tanaman produksi, serta bersihnya sungai-sungai di Banjarnegara.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Banjarnegara menambahkan dengan terselenggara pencangan arboretum bambu nasional tahun 2015 ini, berbagai jenis bambu asli Indonesia dapat tertanam di area arboretum ini diantaranya adalah jenis bambu apus, bambu gendani, bambu wuluh, bambu petung, bambu tutul, bambu tali, bambu kuning, dan lain-lain. Pada kegiatan kali ini ditanam 11 jenis bambu asli jawa dengan jumlah 1.500 batang, selain itu akan ditanam pula 17.000 batang pohon aren yang tersebar di 70 desa yang berada di tepi sungai Serayu, sungai Pekacangan, sungai Tulis, sungai Mrau, sungai Sapi, dan sungai-sungai yang ada di kabupaten Banjarnegara. Harapan dari terlaksananya serangkaian acara arboretum bambu ini ada tiga, yang pertama adalah ingin melestarikan jenis-jenis bambu di Indonesia agar tidak punah, sebagi sarana pendidikan bagi anak-anak akan berbagai jenis bambu yang ada, ketiga ketika arboretum bambu ini terlestarikan maka dapat dimanfaatkan sebagai sumber plasmanutfah, sumber gen, dapat diambil sebagai objek penelitian untuk dapat dikembangkan di masa yang akan datang.

Partisipasi siswa-siswi esphero kali ini memberikan banyak ilmu, dan kebermanfaatan untuk dapat di praktikan kembali di lingkungan esphero sendiri. Hari ini siswa-siswi esphero belajar tidak hanya berkotor-kotor ria menanam bambu, melainkan menadapatkan ilmu bagaimana bercocok tanam yang baik, dan mengenal berbagai macam jenis bambu di Indonesia, di jawa pada umumnya. Selain hal tersebut, siswa-siswi esphero juga belajar untuk bersosialisasi dengan berbagai macam kalangan dan siswa-siswi sekolah lain. (Al Khansa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *