PEMBUATAN PUPUK ORGANIK

Pupuk adalah zat hara yang ditambahkan pada tumbuhan agar berkembang dengan baik sesuai genetis dan potensi produksinya. Pupuk dapat dibuat dari bahan organik ataupun non-organik (sintetis). Pupuk organik bisa dibuat dalam bermacam-macam bentuk meliputi cair, curah, tablet, pelet, briket, atau granul. Pupuk organik lebih baik bagi tanaman dari pada pupuk anorganik yang menggunakan bahan-bahan kimia. Dengan demikian SMP Negeri 2 Banjarnegara melakukan kegiatan pembuatan pupuk organik.

Kegiatan pembuatan pupuk organik dilaksanakan para siswa SMP Negeri 2 Banjanegara khususnya kader konservasi bagian pengolahan limbah organik yang berjumlah 10 orang dan dibantu oleh para warga sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos siap pakai dan untuk menambah wawasan para siswa tentang pembuatan pupuk kompos serta untuk memupuk tanaman yang ada di SMP Negeri 2 Banjarnegara. Pembuatan pupuk kompos ini memerlukan beberapa bahan, seperti rumput yang sudah dipotong-potong, gula pasir, bekatul, dan EM4.

Proses pembuatannya yaitu mencampur rumput yang sudah dipotong-potong dengan gula pasir dan bekatul. Pencampuran gula pasir bertujuan untuk membantu proses fermentasi. Setelah ketiga bahan dicampur lalu diaduk dengan menggunakan tangan sampai merata. Lalu disiram dengan cairan EM4. Cairan EM4 ini digunakan untuk memfermentasi bahan yang sudah tercampur. Setelah disiram cairan EM4 lalu dimasukkan kedalam komposter untuk didiamkan selama kurang lebih satu bulan. Setelah didiamkan lalu pupuk siap dikemas menggunakan plastik. Pupuk yang sudah siap pakai tersebut akan digunakan untuk memupuk tanaman yang ada di SMP Negeri 2 Banjarnegara dan akan dijual kepada masyarakat dengan harga yang ekonomis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *